Pencarian

Romo Muhammad Syafii Gagas Simposium Nasional KAHMI untuk Kedaulatan Bangsa

Rabu, 09 September 2026 • 20:59:14 WIB
Romo Muhammad Syafii Gagas Simposium Nasional KAHMI untuk Kedaulatan Bangsa

JAKARTA,ANDALAN.CO- Koordinator Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI), Romo Muhammad Syafii, menggagas Simposium Nasional bertajuk “KAHMI untuk Kedaulatan Bangsa”.

Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Milad ke-60 KAHMI tersebut berlangsung selama dua hari, 9–10 September 2026, di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta.

Simposium itu menjadi forum untuk membahas berbagai persoalan strategis sekaligus merumuskan gagasan bagi umat, bangsa, dan negara. Hampir 1.000 peserta dari keluarga besar KAHMI di berbagai daerah hadir mengikuti kegiatan tersebut.

Simposium dibuka Ketua MPR RI Ahmad Muzani pada Rabu (9/9/2026). Sejumlah tokoh nasional turut hadir, di antaranya Ketua Dewan Penasihat MN KAHMI Akbar Tanjung, Presidium MN KAHMI Ahmad Doli Kurnia, serta Dr. Sutomo.

Pada hari pertama, sejumlah tokoh hadir sebagai pemateri, yakni Dewan Penasihat MN KAHMI Fuad Bawazier, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Bambang Hariyadi.

Dalam sambutannya, Ahmad Muzani mengatakan alumni HMI memiliki kontribusi besar dalam perjalanan umat, bangsa, dan negara. Ia berharap simposium tersebut mampu melahirkan gagasan yang bermanfaat bagi kemajuan Indonesia.

Sementara itu, Romo Muhammad Syafii mengatakan simposium tersebut digagas sebagai ruang untuk mengonsolidasikan pemikiran alumni HMI serta merumuskan agenda dan rekomendasi strategis KAHMI dalam menjawab berbagai tantangan bangsa.

“Di usia ke-60 ini, KAHMI harus terus melahirkan gagasan-gagasan yang memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara. Simposium nasional ini kita gagas sebagai ruang untuk mengonsolidasikan pemikiran dan merumuskan agenda strategis KAHMI ke depan,” kata Romo.

Romo menegaskan, KAHMI menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah yang independen dan konstruktif. KAHMI akan mendukung kebijakan pemerintah yang sejalan dengan kepentingan rakyat dan tujuan nasional.

Namun, KAHMI juga akan tetap menjalankan fungsi kritis dengan menyampaikan masukan, koreksi, serta alternatif kebijakan secara objektif dan bertanggung jawab.

“Sebagai bagian dari kekuatan intelektual bangsa, KAHMI tidak berada di dalam struktur pemerintah. Namun, KAHMI siap menjadi mitra strategis pemerintah—mendukung kebijakan yang baik bagi rakyat, sekaligus memberikan kritik dan rekomendasi konstruktif untuk memastikan pembangunan berjalan pada arah yang tepat,” ujarnya.

Menurut Romo, hasil simposium tersebut tidak akan berhenti sebagai gagasan internal organisasi. Berbagai pemikiran yang dihasilkan akan dirumuskan menjadi rekomendasi strategis untuk disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Rekomendasi itu diharapkan dapat menjadi masukan dalam memperkuat agenda pembangunan nasional sekaligus mewujudkan kedaulatan bangsa.

“Gagasan kebangsaan dan keumatan dalam Simposium Nasional MN KAHMI ini akan kita rumuskan menjadi rekomendasi strategis untuk disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Ini adalah bentuk kontribusi KAHMI dalam memberikan pemikiran dan solusi bagi pembangunan serta masa depan Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, kontribusi KAHMI kepada pemerintah merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan intelektual alumni HMI dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

KAHMI, kata Romo, ingin hadir bukan sekadar sebagai penonton, melainkan sebagai mitra yang ikut berpikir, menawarkan solusi, dan mengawal perjalanan bangsa.

Simposium Nasional MN KAHMI akan berlanjut pada Kamis (10/9/2026). Pada hari kedua, forum dijadwalkan menghadirkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto serta Wakil Menteri Kesehatan dr. Benny sebagai pemateri.

Keluarga besar dan jajaran pengurus KAHMI diharapkan hadir mengikuti agenda hari kedua untuk memperkaya rumusan gagasan dan rekomendasi strategis bagi pemerintah, kedaulatan, serta masa depan bangsa.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks