Pencarian

Pantang Pulang Sebelum Padam, PT MSK Turunkan Kekuatan Penuh Kendalikan Karhutla di Gaung

Senin, 24 Agustus 2026 • 16:53:59 WIB
Pantang Pulang Sebelum Padam, PT MSK Turunkan Kekuatan Penuh Kendalikan Karhutla di Gaung

GAUNG,ANDALAN.CO- PT Mutiara Sabuk Khatulistiwa (MSK) mengerahkan 28 personel beserta sejumlah peralatan pemadam untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Tim perusahaan berjibaku bersama Satgas gabungan melakukan pemadaman hingga pendinginan di tiga desa, yakni Desa Simpang Gaung, Desa Semambu Kuning, dan Desa Teluk Kabung.

Humas PT MSK, Fadjri, mengatakan keterlibatan perusahaan merupakan bagian dari upaya bersama untuk mempercepat pengendalian karhutla di wilayah tersebut.

“Personel kita yang berjibaku dalam upaya pemadaman dan pendinginan karhutla sudah bergerak selama tiga hari. Sekarang memasuki hari keempat bersama seluruh tim Satgas gabungan. Semoga segera terkendali,” kata Fadjri.

Menurut Fadjri, kebakaran terjadi di lahan kosong yang tidak terdapat hasil produksi perkebunan, baik kelapa sawit, kelapa maupun komoditas perkebunan lainnya.

28 Personel hingga Helikopter Dikerahkan

Untuk mendukung operasi di lapangan, PT MSK mengerahkan berbagai peralatan pemadaman. Di antaranya satu unit Tohatsu V20, dua unit Tohatsu V500, tiga unit Ministriker, satu unit mesin Firman, 80 rol selang, empat nozzle, dan empat breaching.

Selain peralatan darat, satu unit helikopter APP juga dikerahkan untuk membantu water bombing di area terdampak.

Sebanyak 28 personel PT MSK yang diterjunkan terdiri atas delapan personel Regu Pemadam Kebakaran (RPK) inti, enam karyawan, dua personel keamanan, serta 12 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) MSK.

Upaya pemadaman tidak dilakukan sendiri. Personel PT MSK bergabung dengan tim dari Pemerintah Kabupaten Inhil, DKPP, TRC BPBD, TNI-Polri, MPA, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat setempat.

Tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali muncul maupun merembet ke kawasan lainnya.

Di tengah upaya penanganan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir mencatat sebanyak 80 hotspot yang tersebar di sembilan kecamatan pada Minggu (23/8/2026).

Kecamatan Gaung tercatat sebagai wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak di Inhil, yakni mencapai 28 titik.

Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman dan pendinginan terus dilakukan secara intensif. Tim gabungan masih berada di lapangan untuk mengendalikan karhutla sekaligus mencegah munculnya titik api baru.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks