JAKARTA,ANDALAN.CO-Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Mafirion, mengecam dugaan tindak kekerasan seksual terhadap seorang anak di Sampang, Jawa Timur. Ia mendesak aparat penegak hukum segera menangkap seluruh terduga pelaku dan memastikan proses hukum berjalan secara adil.
Mafirion meminta kepolisian tidak berhenti pada pelaku yang telah diamankan, tetapi juga mengejar pihak-pihak lain yang diduga terlibat. Menurutnya, setiap orang yang terbukti melakukan tindak pidana harus
mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Ini merupakan dugaan kejahatan serius yang harus diusut secara menyeluruh. Aparat harus bergerak cepat agar seluruh terduga pelaku dapat diproses hukum dan tidak ada yang menghindari pertanggungjawaban," kata Mafirion di Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Ia menilai penanganan perkara ini harus dilakukan secara hati-hati dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap anak sebagai korban. Negara, kata dia, harus memastikan korban mendapatkan pendampingan, pemulihan psikologis, layanan kesehatan, serta perlindungan dari tekanan maupun stigma sosial.
Mafirion juga meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan dukungan maksimal kepada korban dan keluarganya selama proses hukum berlangsung.
"Korban harus mendapatkan perlindungan dan pemulihan. Penanganan perkara tidak hanya berfokus pada penegakan hukum terhadap pelaku, tetapi juga memastikan hak-hak korban terpenuhi," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang beredar, kepolisian telah mengamankan sejumlah terduga pelaku dalam perkara dugaan kekerasan seksual tersebut, sementara beberapa lainnya masih dalam proses pengejaran. Aparat diminta melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta hukum dalam perkara ini.
Mafirion menegaskan, seluruh proses hukum harus berjalan transparan dengan tetap menjaga hak dan martabat anak korban sesuai prinsip perlindungan anak.