Pencarian

Dari Pekanbaru Menembus Nusantara! Fahriansyah, ASN Damkar yang Dipercaya Melatih Petugas Pemadam Kebakaran di Berbagai Provinsi

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 17:04:45 WIB
Dari Pekanbaru Menembus Nusantara! Fahriansyah, ASN Damkar yang Dipercaya Melatih Petugas Pemadam Kebakaran di Berbagai Provinsi
FOTO: Fahriansyah, ASN Damkar asal Pekanbaru, Riau, dipercaya menjadi instruktur pelatihan pemadam kebakaran di berbagai provinsi di Indonesia. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU,ANDALAN.CO-Di balik keberanian petugas pemadam kebakaran menerobos kobaran api demi menyelamatkan nyawa manusia, ada sosok-sosok berpengalaman yang bekerja membentuk keterampilan, ketangguhan, dan kesiapan mereka menghadapi situasi berbahaya.

Salah satunya adalah Fahriansyah, S.Sos., aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, yang kiprahnya tak hanya terbatas pada tugas pemadaman kebakaran di daerah.

Dari Pekanbaru, perjalanan pengabdiannya membawanya ke berbagai penjuru Indonesia. Mulai dari Sumatera hingga Kalimantan, Fahriansyah tercatat mendapat penugasan untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada para petugas pemadam kebakaran.

Bukan perjalanan singkat. Rekam jejaknya dibangun melalui pengalaman bertahun-tahun, penugasan lintas daerah, serta berbagai pendidikan dan sertifikasi kompetensi.

Kini, Fahriansyah menjabat sebagai Kepala Seksi Operasi Pemadaman dan Investigasi pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru.

Di balik jabatan tersebut, tersimpan perjalanan karier panjang yang memperlihatkan bagaimana seorang aparatur daerah turut berkontribusi dalam meningkatkan profesionalisme petugas pemadam kebakaran di tingkat nasional.

Ia lebih dahulu meniti karier sebagai staf Bidang Pengendalian Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Kebakaran. Pengalaman itu kemudian berlanjut ketika dirinya bertugas di Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia.

Pengalaman operasional dan pengembangan SDM tersebut menjadi bekal penting ketika ia mulai mendapat penugasan sebagai instruktur pelatihan pemadam kebakaran.

Berdasarkan biodata instruktur tahun 2026, Fahriansyah tercatat mengikuti sedikitnya 26 penugasan pelatihan sepanjang 2017 hingga Juli 2026.

Angka tersebut menggambarkan perjalanan panjang seorang ASN daerah yang terus terlibat dalam upaya meningkatkan kemampuan personel pemadam kebakaran.

Penugasannya mencakup berbagai wilayah, di antaranya Rokan Hilir, Kampar, Bengkulu, Solok, Asahan, Gayo Lues, Aceh Selatan, Deli Serdang, Kalimantan Utara, hingga Bogor, Jawa Barat.

Di sejumlah daerah tersebut, Fahriansyah terlibat dalam pendidikan dan pelatihan teknis Pemadam Kebakaran Kualifikasi Pemadam I.

Perjalanan profesional Fahriansyah semakin berkembang ketika dirinya terlibat dalam sejumlah kegiatan pelatihan yang difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri.

Melalui kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan kompetensi aparatur pemerintahan, ia mendapat penugasan untuk mendukung peningkatan kemampuan personel pemadam kebakaran dari berbagai daerah.

Fahriansyah tercatat menjadi instruktur dalam rangkaian pendidikan dan pelatihan Pemadam Kualifikasi Pemadam I yang berlangsung di Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan itu dilaksanakan dalam beberapa periode, yakni Januari, April, dan Juli 2026, melalui lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri.

Keterlibatan yang berkelanjutan ini menunjukkan bahwa pengalaman aparatur dari daerah juga memiliki tempat dalam upaya peningkatan kapasitas petugas pemadam kebakaran di Indonesia.

Perjalanan Fahriansyah tidak hanya ditopang pengalaman penugasan.
Ia juga membekali diri dengan berbagai pendidikan dan sertifikasi profesional.

Sejak 2004, Fahriansyah tercatat mengikuti pelatihan Search and Rescue (SAR) dari Badan SAR Nasional.

Empat tahun kemudian, pada 2008, ia memperoleh sertifikat Pemadam I melalui kegiatan pelatihan yang melibatkan Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kebakaran DKI Jakarta.

Kompetensinya terus dikembangkan melalui berbagai pelatihan lanjutan, termasuk pendidikan Petugas Penyuluh Lapangan dan bimbingan teknis pemadaman serta penyelamatan.

Pada 2025, perjalanan profesional tersebut mencapai salah satu tonggak penting.

Fahriansyah memperoleh sertifikat kompetensi pelatih dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada 9 Mei 2025.

Sertifikasi itu menjadi pengakuan formal atas kompetensinya dalam bidang kepelatihan.

Kisah Fahriansyah memperlihatkan bahwa pengabdian seorang aparatur tidak selalu dibatasi oleh wilayah tempatnya bekerja.

Di tengah tuntutan tugas pemadam kebakaran yang penuh risiko, peningkatan kemampuan personel menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan penyelamatan yang profesional.

Sebab, di balik setiap operasi penyelamatan, terdapat kebutuhan akan pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, dan kesiapan menghadapi keadaan darurat.

Pengalaman yang dibagikan melalui pelatihan menjadi salah satu bagian dari proses mempersiapkan petugas menghadapi tantangan tersebut.

Dari Pekanbaru, Fahriansyah telah menempuh perjalanan profesional yang membawanya terlibat dalam kegiatan peningkatan kompetensi aparatur di berbagai daerah.

Kiprahnya menjadi gambaran bagaimana seorang ASN daerah dapat mengambil peran lebih luas melalui pengalaman, keahlian, dan pengembangan kompetensi yang berkelanjutan.

Karena dalam dunia pemadam kebakaran, kemampuan bukan sekadar soal menghadapi kobaran api. Di balik setiap petugas yang terlatih, ada tanggung jawab besar untuk melindungi keselamatan manusia.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks