Pencarian

Menembus Medan Curam Tanpa Sumber Air, Perjuangan Tim BPBD Inhil Padamkan Api di Bukit Condong

Sabtu, 18 Juli 2026 • 13:13:00 WIB
Menembus Medan Curam Tanpa Sumber Air, Perjuangan Tim BPBD Inhil Padamkan Api di Bukit Condong
Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Indragiri Hilir saat melakukan mobilisasi menuju lokasi kebakaran lahan di Bukit Condong. Dengan dukungan peralatan lengkap, petugas terus berupaya melakukan penanganan

TEMBILAHAN,ANDALAN.CO-Jumat malam, 18 Juli 2026 pukul 22.40 WIB, ketika sebagian masyarakat telah beristirahat, perjuangan lain dimulai di tengah gelapnya kawasan Bukit Condong, Kecamatan Kemuning.

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Indragiri Hilir menerima perintah langsung dari Kepala Pelaksana BPBD untuk bergerak menuju lokasi kebakaran lahan yang dilaporkan terjadi di kawasan tersebut.

Regu 2 Karhutla di bawah komando Dantim Hendra segera dikerahkan. Tanpa menunggu lama, personel menyiapkan seluruh perlengkapan dan bergerak menembus medan yang dikenal berat.

Bukan perjalanan biasa. Jalan terjal, kawasan curam, dan akses yang sulit menjadi tantangan pertama yang harus mereka hadapi sebelum mencapai sumber api.

Berbekal perlengkapan pemadaman, tim membawa satu unit mesin ministriker, satu unit mesin 9 Hp, 25 rol selang 1,5 inci, dua selang induk, empat noozle, satu connection, satu unit pompa mesin, tujuh helm, satu alat estafet, serta satu terpal.

Untuk menaklukkan medan ekstrem menuju Bukit Condong, satu unit mobil L300 dan lima unit motor trail KLX dikerahkan. Kendaraan roda dua dipilih karena jalur menuju lokasi diperkirakan tidak mampu dilalui kendaraan biasa.

Setibanya di kawasan Bukit Condong, perjuangan belum berakhir. Tim memang telah berada di lokasi, namun titik api masih belum dapat dijangkau secara langsung.

Dua hambatan besar menghadang langkah para petugas. Medan menuju titik kebakaran sangat curam dan sulit ditembus, sementara sumber air tidak tersedia di sekitar lokasi api.

Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman darat harus dilakukan dengan penuh perhitungan. Petugas hanya bisa melakukan pemantauan dari jarak aman sembari mencari jalur terbaik agar dapat mendekati titik api tanpa membahayakan keselamatan personel.

Di tengah keterbatasan, harapan datang dari udara. Bantuan Heli Water Bombing milik Pemerintah Provinsi Riau telah dikoordinasikan dan dalam perjalanan menuju lokasi untuk membantu menjangkau kawasan yang sulit ditembus tim darat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, R Arliansyah, menyampaikan bahwa kondisi di lapangan menjadi salah satu tantangan berat bagi petugas.

"Kami sudah memerintahkan Regu 2 Karhutla di bawah Dantim Hendra untuk bergerak ke Bukit Condong. Tim sudah berada di kawasan tersebut, namun belum bisa merapat ke titik api karena medan sangat curam dan tidak adanya sumber air di lokasi," ujar R Arliansyah.

Ia menegaskan, koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau terus dilakukan agar bantuan udara dapat segera membantu proses pemadaman.

"Kita berharap bantuan heli dapat mempercepat pemadaman. Dengan kondisi medan seperti ini, water bombing menjadi salah satu upaya paling efektif untuk menjangkau titik api," tegasnya.

R Arliansyah juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap bertahan di lapangan dalam kondisi penuh keterbatasan.

"Mereka tetap bekerja di tengah medan yang berat. Pesan saya kepada seluruh tim, tetap utamakan keselamatan, bekerja dengan hati-hati. Kami terus mendukung dan memantau perjuangan mereka di lapangan," katanya.

BPBD Inhil kembali mengingatkan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Kemuning, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kondisi musim kemarau dan karakteristik lahan yang mudah terbakar dapat memperbesar risiko kebakaran meluas.

Hingga malam ini, personel BPBD masih bertahan di kawasan Bukit Condong. Mereka menunggu dukungan heli, membuka akses menuju titik api, dan terus berupaya menahan kobaran agar tidak menyebar lebih luas.

Di tengah kegelapan malam, medan yang curam, dan keterbatasan sumber daya, para petugas tetap berdiri di garis depan. Bukan sekadar memadamkan api, tetapi menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan.

Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan. Demi Inhil, perjuangan tidak akan berhenti.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks