TEMBILAHAN,ANDALAN.CO- Dua pelajar berusia 17 tahun mengalami luka bakar setelah diduga tersengat arus listrik di lantai tiga Cafe Dolok, Jalan KH Dewantara, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Jumat (5/6/2026) malam.
Kedua korban diketahui bernama M. Imam Al Badawi dan Lutfi Rahman. Keduanya saat ini masih menjalani perawatan medis di RSUD Puri Husada Tembilahan akibat luka bakar yang diderita.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K. mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
"Personel langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan, melakukan pengamanan area, olah TKP awal, serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Saat ini peristiwa tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Indragiri Hilir," kata AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula ketika kedua korban bersama sejumlah rekannya mengikuti turnamen gim Free Fire yang digelar di Cafe Dolok sejak pukul 19.30 WIB.
Sekitar pukul 20.50 WIB, Imam Al Badawi, Lutfi Rahman dan seorang rekannya, Ridho Hidayat, keluar menuju area luar jendela lantai tiga kafe untuk mencari udara segar.
Namun sekitar pukul 21.05 WIB, saat Imam hendak kembali masuk ke dalam bangunan, ia diduga tanpa sengaja menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi yang berada dekat area teras lantai tiga. Akibatnya, korban langsung terpental hingga jatuh ke atas seng di lantai dua bangunan.
Lutfi Rahman yang berada di samping Imam turut terkena dampak sengatan listrik tersebut. Sejumlah saksi mengaku melihat percikan api berwarna biru sebanyak dua kali dari kabel yang diduga menjadi sumber sengatan.
Melihat kejadian itu, para saksi bersama warga segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi kedua korban ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan penanganan medis.
Tak lama kemudian, personel Polres Indragiri Hilir tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, serta pendataan awal terkait kejadian tersebut.
Akibat insiden tersebut, Imam Al Badawi mengalami luka bakar pada kedua lengan, wajah bagian kiri, dada sebelah kanan, punggung hingga pinggang, serta kedua kaki. Sementara Lutfi Rahman mengalami luka bakar pada kedua paha, bagian pinggang belakang, serta memar pada lengan kiri.
Polisi menyebut kedua korban selamat dan tidak meninggal dunia. Meski demikian, kondisi keduanya masih memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.
Dari hasil penyelidikan awal, kejadian diduga bermula saat korban Imam Al Badawi memegang kabel listrik bertegangan tinggi. Namun, penyebab pasti mengapa korban menyentuh kabel tersebut masih belum dapat dipastikan karena korban belum bisa dimintai keterangan akibat masih mengalami trauma pascakejadian.
"Kepastian penyebab peristiwa ini masih didalami melalui penyelidikan lebih lanjut," tutup AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K.