TEMBILAHAN,ANDALAN.CO-Di tengah keresahan warga akibat kemunculan satwa liar yang diduga monyet di Kelurahan Tembilahan Hilir, tersimpan kisah yang membekas dalam ingatan Sutikno (45), warga Lorong Sejori, Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan.
Saat ditemui wartawan, Sutikno mengisahkan bahwa sebelum mengalami peristiwa tersebut, ia sempat mengucapkan sebuah kalimat yang hingga kini masih diingatnya. Menurut pengakuannya, ia berharap satwa liar yang meresahkan warga datang kepadanya saja dan tidak mengganggu masyarakat lain.
Ucapan itu, kata Sutikno, bukan dilandasi keinginan untuk mencari risiko, melainkan karena ia tidak ingin ada lagi warga, terutama anak-anak dan kelompok rentan, yang menjadi korban.
Namun, tak lama kemudian, ketika sedang beristirahat tidur di rumahnya, Sutikno mengaku tiba-tiba dikejutkan oleh kemunculan satwa liar yang kemudian menyerangnya.
Dalam kondisi panik, ia berusaha mempertahankan diri dan mengaku sempat bergumul dengan satwa tersebut sebelum akhirnya berhasil melepaskan diri. Akibat kejadian itu, Sutikno mengalami luka di bagian kepala yang memerlukan dua jahitan serta luka di telapak tangan kiri yang harus mendapatkan delapan jahitan.
Meski menjadi salah satu korban, perhatian Sutikno justru tertuju pada keselamatan warga lainnya. Ia berharap tidak ada lagi masyarakat yang mengalami kejadian serupa dan situasi di lingkungan tempat tinggalnya segera kembali aman.
"Kalau memang masih ada, datang saja ke rumah saya di Lorong Sejori Nomor 39. Jangan ganggu warga lain," ujar Sutikno mengenang ucapannya sebelum peristiwa itu terjadi.
Kisah Sutikno menjadi gambaran keresahan yang masih dirasakan warga Tembilahan Hilir. Di balik luka yang dialaminya, tersimpan harapan agar tidak ada lagi korban baru dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan tenang.
Berdasarkan pendataan sementara, jumlah warga yang diduga menjadi korban insiden yang melibatkan satwa liar di Kelurahan Tembilahan Hilir telah mencapai 16 orang.
Hingga saat ini, tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Satpol PP, masyarakat, serta unsur terkait lainnya masih terus melakukan upaya pencarian dan penanganan guna menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.