Pencarian

Dosen UNISI dan Guru Besar FTUI Bahas Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Layanan Bayi Prematur

Selasa, 04 Agustus 2026 • 21:28:40 WIB
Dosen UNISI dan Guru Besar FTUI Bahas Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Layanan Bayi Prematur

TEMBILAHAN,ANDALAN.CO-Dosen Universitas Islam Indragiri (UNISI) membangun kolaborasi akademik dengan jajaran Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) dalam sebuah diskusi yang membahas pemanfaatan inovasi teknologi untuk meningkatkan layanan kesehatan ibu dan bayi, khususnya penanganan bayi prematur dan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR).

Diskusi tersebut berlangsung di Tembilahan, Minggu (2/8/2026), bertepatan dengan kunjungan tim Guru Besar FTUI dalam rangka program Pengabdian kepada Masyarakat melalui hibah satu unit Inkubator Grashof kepada Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Kabupaten Indragiri Hilir.

Dari UNISI, hadir Kaprodi Teknik Sipil Khairul Ihwan, M.T., Kaprodi Bisnis Digital Bayu Fajar, M.M., Kaprodi Manajemen Syafrinadina, M.M., serta Ketua Kurikulum UNISI Asniati Bindas, M.M.

Mereka berdiskusi langsung dengan inovator Inkubator Grashof, Prof. Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer, DEA, bersama tim Guru Besar FTUI yang terdiri dari Prof. Dr. Ir. Dadang Gunawan, M.Eng., Assoc. Prof. Farizal, Ph.D., Prof. Ir. Purnomo Sidi Priambodo, M.Sc., Ph.D., serta Arbi Riantono, S.T., M.T.

Pertemuan yang difasilitasi Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Mohammad Wahyudin, S.Pd., itu juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir dr. Udin Syafriudin, M.Kes., Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan dr. H. Firman Nurdiansyah, M.Ked., Sp.THT-KL., M.M., Komisioner Baznas Kabupaten Indragiri Hilir Ustadz Subagio, Lc., serta tokoh pemuda Saipudin Ikhwan, S.I.Kom., M.A.

Dalam diskusi tersebut, para peserta membahas penguatan layanan kesehatan ibu dan anak melalui pemanfaatan teknologi, termasuk upaya meningkatkan penanganan bayi prematur dan BBLR. Selain itu, pertemuan juga membuka peluang sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, rumah sakit, dan organisasi masyarakat dalam pengembangan serta implementasi inovasi kesehatan.

Prof. Raldi Artono Koestoer mengatakan kolaborasi dengan berbagai pihak di Kabupaten Indragiri Hilir diharapkan dapat terus berkembang melalui program pengabdian kepada masyarakat maupun inovasi teknologi lainnya.

Sementara itu, kehadiran para dosen UNISI dalam forum tersebut menjadi langkah awal memperkuat jejaring akademik antara UNISI dan FTUI. Kerja sama itu diharapkan dapat berlanjut pada bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat guna mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pengembangan inovasi di daerah.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks