Pencarian

Kolaborasi Hijau Polri, TNI, dan Pemkab Inhil, 5.000 Mangrove Ditanam untuk Masa Depan Pesisir

Selasa, 28 Juli 2026 • 21:20:05 WIB
Kolaborasi Hijau Polri, TNI, dan Pemkab Inhil, 5.000 Mangrove Ditanam untuk Masa Depan Pesisir
Keterangan Poto:Sinergi Polri, TNI, Pemkab Inhil, dan masyarakat saat penanaman 5.000 bibit mangrove dalam rangka Hari Mangrove Sedunia di Kuala Indragiri.

INDRAGIRI HILIR,ANDALAN.CO- Polres Indragiri Hilir (Inhil) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar penanaman 5.000 bibit mangrove secara serentak dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, Selasa (28/7/2026). Kegiatan dipusatkan di kawasan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Sapat, Parit 18, Kecamatan Kuala Indragiri, dan dilaksanakan serentak di 21 Polsek jajaran.

Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto bersama rombongan berangkat menuju lokasi menggunakan speed boat sekitar pukul 14.40 WIB. Rombongan tiba di LPHD Sapat pada pukul 15.15 WIB dan langsung mengikuti penanaman mangrove bersama unsur Forkopimda serta masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Indragiri Hilir Herman, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna, Dandim 0314/Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Faturrahman, perwakilan Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir, Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Hardinata, Camat Kuala Indragiri Rahelmi, Kapolsek Kuala Indragiri AKP Gunawan, jajaran pejabat utama Polres Inhil, personel TNI-Polri, serta mahasiswa pecinta alam Universitas Islam Indragiri.

Selain di LPHD Sapat, penanaman mangrove juga dilakukan secara bersamaan di 21 Polsek jajaran Polres Inhil dengan melibatkan unsur Forkopimcam, instansi terkait, tokoh masyarakat, hingga kelompok peduli lingkungan.

Sebanyak 5.000 bibit mangrove ditanam sebagai upaya mendukung rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus menjaga kelestarian ekosistem mangrove di Kabupaten Indragiri Hilir.

Usai penanaman, Forkopimda meninjau lokasi budidaya kepiting milik warga di kawasan LPHD Sapat. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama masyarakat terkait pelestarian mangrove dan pengembangan ekonomi berbasis lingkungan.

Dalam dialog tersebut, masyarakat berharap adanya pendampingan dan bantuan bibit mangrove secara berkelanjutan agar program penghijauan terus berjalan. Menanggapi hal itu, Bupati Herman menyatakan pemerintah daerah berkomitmen terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendukung pelestarian mangrove melalui penyediaan bibit dan pendampingan kepada kelompok masyarakat.

Warga juga menyampaikan bahwa hutan mangrove memiliki peran penting dalam mendukung budidaya kepiting karena mampu menjaga keseimbangan ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan produktivitas usaha masyarakat.

Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto mengatakan Polri bersama TNI dan Pemerintah Daerah akan terus bersinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan mangrove. Selain memiliki manfaat ekologis, mangrove juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat pesisir," kata Donny.

Melalui penanaman mangrove serentak di 21 Polsek jajaran, Polres Inhil bersama Forkopimda berharap kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ekosistem pesisir semakin kuat sehingga kelestarian lingkungan dapat terus terjaga untuk generasi mendatang.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks