MEULABOH,ANDALAN.CO- Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM mengantarkan dua anak yatim ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Meulaboh dalam rangka Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS), Senin (13/7/2026).
Tarmizi mengatakan, hari pertama sekolah pada tahun ajaran baru menjadi momen yang membahagiakan bagi sebagian besar anak karena diantar orang tuanya. Namun, menurutnya, kondisi tersebut berbeda bagi anak-anak yang telah kehilangan ayah atau ibu.
"Saya terpikir bagaimana perasaan anak-anak yang sudah tidak punya orang tua ketika di hari pertama sekolah tidak bisa diantar ayah atau ibunya. Pasti mereka sangat sedih melihat teman-temannya datang ke sekolah bersama orang tua," kata Tarmizi.
Ia menjelaskan, di lingkungan tempat tinggalnya di Desa Suak Indrapuri terdapat seorang nelayan yang meninggal dunia sekitar tiga bulan lalu dan meninggalkan tiga orang anak.
"Dari tiga anak tersebut, dua orang bersekolah di SDN 2 Meulaboh. Pada tahun ajaran baru ini, satu anak naik ke kelas II dan satu lagi naik ke kelas IV," ujarnya.
Tarmizi mengatakan, kedua anak tersebut diantarnya ke sekolah pada hari pertama masuk. Menurutnya, mereka masih merasakan kesedihan karena teringat mendiang ayahnya.
"Keduanya saya antar ke sekolah hari ini. Mereka masih sangat sedih karena teringat ayahnya. Tadi saya juga menjadi pembina upacara, memberikan motivasi kepada para siswa, sekaligus melihat langsung kondisi sekolah," katanya.
Menurut Tarmizi, perhatian orang tua memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan anak, termasuk mengantar mereka ke sekolah pada hari pertama masuk.
"Perasaan anak yang diantar orang tuanya ke sekolah tentu berbeda dengan yang tidak diantar. Hal-hal sederhana seperti ini dapat memberikan semangat dan rasa percaya diri bagi anak saat memulai tahun ajaran baru," pungkasnya.
(Muhibbul Jamil)