Pencarian

Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Barat: Kepercayaan Publik Adalah Amanah

Rabu, 01 Juli 2026 • 18:34:18 WIB
Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Barat: Kepercayaan Publik Adalah Amanah

ACEH BARAT,ANDALAN.CO-Polres Aceh Barat menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Apel Mapolres Aceh Barat, Jalan Swadaya, Gampong Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Rabu (1/7/2026). Peringatan yang mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat" itu menjadi momentum mempertegas komitmen Polri dalam meningkatkan profesionalisme serta menghadirkan pelayanan yang semakin Presisi bagi masyarakat.

Upacara dipimpin langsung Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil, S.H., Danrem 012/Teuku Umar Kolonel Inf. Windarto, S.Sos., M.M., Kajari Aceh Barat Irfan Nirwana Satriyadi, S.Kom., S.H., M.H., unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Barat beserta pengurus, purnawirawan Polri, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Peserta upacara terdiri atas personel Polres Aceh Barat, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Aceh, Kodim 0105/Aceh Barat, Denpom IM/2 Meulaboh, Dinas Perhubungan, BPBD Aceh Barat, Satpol PP dan Wilayatul Hisbah Kabupaten Aceh Barat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Aceh Barat.

Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan Shalawat Badar, dilanjutkan menyanyikan Mars Polri, penghormatan pasukan, pemeriksaan pasukan, mengheningkan cipta, pengucapan Tribrata, pembacaan amanat Presiden Republik Indonesia, doa, hingga ditutup dengan menyanyikan Hymne Polri.

Dalam kesempatan itu, Kapolres membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Presiden menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri sekaligus memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian anggota Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Presiden juga mengingatkan bahwa tantangan tugas Polri ke depan akan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, dinamika global, dan perubahan karakter ancaman keamanan. Karena itu, Polri dituntut terus melakukan transformasi agar menjadi institusi yang semakin profesional, transparan, akuntabel, adaptif, dan mampu menjawab harapan masyarakat.

Dalam amanat tersebut, Presiden menyampaikan lima arahan strategis kepada jajaran Polri. Pertama, memperkuat reformasi kelembagaan untuk mewujudkan institusi yang modern, profesional, transparan, dan berintegritas. Kedua, meningkatkan profesionalisme pelaksanaan tugas melalui pemanfaatan teknologi informasi guna memperkuat kualitas pelayanan publik.

Ketiga, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar mampu menghadapi tantangan keamanan di era digital dengan tetap menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme. Keempat, memperkuat kemampuan organisasi yang prediktif, adaptif, kolaboratif, dan berbasis data. Kelima, memperkuat legitimasi institusi melalui budaya integritas, komunikasi publik yang baik, responsif terhadap kritik masyarakat, serta menjaga kepercayaan publik.

Mengakhiri amanatnya, Presiden mengajak seluruh insan Bhayangkara menjadikan profesi kepolisian sebagai panggilan pengabdian. Setiap tugas harus dijalankan sebagai bentuk ibadah, setiap pelayanan menjadi kehormatan, dan kepercayaan masyarakat dijadikan landasan utama dalam menjalankan tugas.

Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan mengatakan Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga melalui kerja nyata. Sejalan dengan tema 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat, kami akan terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat integritas, menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, humanis, dan berkeadilan, serta memastikan Polri selalu hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat," kata AKBP Yhogi.

Ia menegaskan, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan hanya oleh Polri. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, insan pers, dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra strategis Polri yang selama ini telah mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di Aceh Barat. Sinergi ini akan terus kami perkuat demi menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan daerah," ujarnya.

Usai upacara yang berakhir sekitar pukul 09.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan syukuran Hari Bhayangkara ke-80 bersama Forkopimda, Bhayangkari, purnawirawan Polri, serta keluarga besar Polres Aceh Barat sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan 80 tahun pengabdian Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Barat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan Polri yang Presisi, profesional, modern, dan dipercaya masyarakat, sekaligus memperkuat perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam mendukung pembangunan dan menjaga keamanan di Kabupaten Aceh Barat.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks