Pencarian

IWO Kampar Bantah Isu Demo 12 Organisasi Wartawan, Ilham Sidiq: Jangan Adu Domba Pers dan Pemerintah

Minggu, 25 Oktober 2026 • 10:56:37 WIB
IWO Kampar Bantah Isu Demo 12 Organisasi Wartawan, Ilham Sidiq: Jangan Adu Domba Pers dan Pemerintah

BANGKINANG,ANDALAN.CO- Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Kampar, Riau, membantah kabar mengenai rencana aksi demonstrasi yang disebut melibatkan 12 organisasi wartawan di Kantor Bupati Kampar. IWO menegaskan tidak pernah merencanakan ataupun menyatakan ikut dalam aksi tersebut.

Ketua PD IWO Kampar, Ilham Sidiq, mengatakan informasi yang mencatut nama organisasinya itu tidak benar. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan isu tersebut untuk mengadu domba insan pers dengan pemerintah daerah.

"PD IWO Kampar tidak pernah merencanakan aksi demonstrasi tersebut dan kami tegaskan tidak terlibat dalam aksi yang beredar informasinya itu," kata Ilham, Minggu (25/10/2026).

Ilham meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, kabar yang tidak jelas sumbernya berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan memicu polemik di tengah masyarakat.

"Kita jangan mau diadu domba antara organisasi pers dan pemerintah daerah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kalau ada persoalan, mari kedepankan komunikasi dan klarifikasi, bukan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya," ujarnya.

Ilham menegaskan IWO Kampar berkomitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Meski demikian, ia mengingatkan setiap pihak agar tidak sembarangan mencatut nama organisasi dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Ia juga menginstruksikan seluruh anggota IWO Kampar untuk tetap menjaga profesionalisme dan menjalankan tugas jurnalistik sesuai Kode Etik Jurnalistik.

"Kepada seluruh rekan-rekan IWO Kampar, saya ingatkan agar tetap profesional dan tidak ikut menyebarkan hoaks. Jalankan tugas jurnalistik sesuai Kode Etik Jurnalistik. Jika ada anggota yang melanggar ketentuan organisasi, tentu akan ditindak sesuai mekanisme dan peraturan organisasi IWO Kampar," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Kampar, Lukmansyah Badoe, turut membantah informasi mengenai rencana demonstrasi yang disebut melibatkan 12 organisasi wartawan tersebut.

Lukmansyah menyatakan informasi yang beredar melalui sejumlah media itu tidak benar. Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

"Informasi yang tidak berdasar tersebut tidak benar. Sesuai pesan Bupati Kampar, kita bersama-sama harus menjaga kondusivitas daerah agar Kabupaten Kampar tetap aman dan nyaman. Mari kita selesaikan berbagai persoalan dengan hati, sejalan dengan slogan Kampar Dihati," kata Lukmansyah.

Menurutnya, seluruh pihak, termasuk insan pers, memiliki tanggung jawab untuk menjaga suasana daerah tetap aman dan kondusif.

Ia mengingatkan pentingnya verifikasi dan klarifikasi sebelum sebuah informasi dipublikasikan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap media.

"Dengan ini kami meluruskan informasi yang beredar sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi di ruang publik," ujarnya.

Lukmansyah juga mengajak insan pers dan pemerintah daerah terus membangun komunikasi yang baik dalam menyikapi berbagai persoalan.

Sementara itu, IWO Kampar menegaskan bahwa bantahan tersebut merupakan sikap resmi organisasi terkait informasi yang mencatut namanya dalam rencana aksi demonstrasi.

IWO Kampar dan Diskominfosan berharap polemik tersebut tidak berkembang menjadi persoalan yang dapat mengganggu hubungan antara insan pers dan pemerintah daerah.

Keduanya mengajak seluruh elemen masyarakat mengedepankan komunikasi, klarifikasi, dan sikap saling menghormati agar situasi Kabupaten Kampar tetap aman dan kondusif.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks