TEMBILAHAN,ANDALAN.CO- Menjaga lingkungan tak cukup hanya dengan imbauan. Kesadaran itu harus ditanam sejak dini, termasuk dari ruang-ruang kelas tempat generasi masa depan ditempa.

Semangat tersebut dibawa Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir (Inhil) saat menyambangi SMAN 1 Tembilahan, Senin (28/9/2026). Melalui Program Green Policing, polisi mengajak para pelajar tak sekadar memahami persoalan lingkungan, tetapi mulai bergerak dan mengambil peran nyata dalam menjaganya.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.20 WIB itu dihadiri Wakapolres Inhil Kompol Maitertika, S.H., M.H., Ps. Kasatbinmas Polres Inhil Iptu Andi Fernado Purba, S.E., M.H., Kepala SMAN 1 Tembilahan Drs. H. Muhammad Nurlin, M.AP., para guru, serta siswa-siswi.

Di hadapan para pelajar, Wakapolres Inhil memaparkan konsep Green Policing dan menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga kebersihan, kelestarian, dan keberlanjutan lingkungan.

Tak berlangsung satu arah, sosialisasi dikemas secara interaktif. Para siswa diberi kesempatan bertanya dan berdiskusi mengenai persoalan lingkungan serta langkah sederhana yang dapat mereka lakukan, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana kegiatan semakin hidup dengan penampilan pembacaan puisi oleh pemenang FLS3N Kabupaten Indragiri Hilir. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon hingga simulasi penanganan kebakaran.

Pesan yang dibawa sederhana namun kuat: menjaga alam bukan hanya urusan pemerintah atau kepolisian. Pelajar pun memiliki peran penting karena merekalah generasi yang kelak akan mewarisi kondisi lingkungan hari ini.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Kompol Maitertika, S.H., M.H., mengatakan edukasi lingkungan kepada generasi muda menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian alam.

“Green Policing bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi merupakan gerakan bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda. Karena itu, kami mendorong para pelajar untuk mulai membangun kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan, menanam dan merawat pohon, serta tidak melakukan tindakan yang dapat merusak lingkungan,” ujar Maitertika.

Menurutnya, sekolah merupakan salah satu ruang strategis untuk menanamkan nilai kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Edukasi sejak dini diharapkan mampu membentuk kebiasaan yang terus dibawa para pelajar hingga dewasa.

Polres Inhil pun tak ingin Green Policing berhenti sebatas materi sosialisasi.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Para siswa adalah generasi penerus yang nantinya akan menentukan bagaimana lingkungan kita ke depan. Mari bersama-sama menjaga alam Indragiri Hilir agar tetap lestari dan memberikan manfaat bagi generasi berikutnya,” tuturnya.

Wakapolres juga mengapresiasi pihak SMAN 1 Tembilahan, para guru, dan siswa yang mendukung pelaksanaan program tersebut.

Melalui Green Policing, Polres Inhil berupaya membangun sinergi dengan dunia pendidikan sekaligus menanamkan kesadaran bahwa ancaman kerusakan lingkungan harus dicegah dari sekarang.

Dari menjaga kebersihan, merawat pohon hingga memahami bahaya kebakaran, langkah-langkah kecil yang dimulai dari lingkungan sekolah diharapkan tumbuh menjadi gerakan yang lebih besar.

Sebab, masa depan alam Indragiri Hilir tidak hanya ditentukan oleh apa yang dilakukan hari ini, tetapi juga oleh generasi muda yang kelak akan menjaganya.
 

Reporter: Redaksi