TEMBILAHAN,ANDALAN.CO- Suasana religius menyelimuti Masjid Darussalam di Jalan Pelita Jaya, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (4/9/2026) malam. Lantunan ayat suci Al-Qur'an mengawali peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M yang diikuti masyarakat setempat.
Di tengah suasana penuh kekeluargaan itu, pesan tentang keteladanan Rasulullah SAW berpadu dengan ajakan menjaga keamanan, persaudaraan hingga lingkungan.
Kapolsek Tembilahan Hulu IPTU Andrianto, S.H., M.H., turut hadir bersama jajaran dan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Andrianto menyampaikan pesan kamtibmas kepada jamaah.
Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai pengingat untuk memperkuat persaudaraan, menjaga ketenteraman lingkungan dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman serta kondusif.
Pesan menjaga lingkungan juga mendapat perhatian. Di tengah persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), masyarakat diingatkan agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Selain itu, warga diajak lebih bijak menggunakan media sosial. Masyarakat diharapkan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya maupun konten yang berpotensi menimbulkan keresahan dan perpecahan.
Peringatan Maulid malam itu mengangkat tema "Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW". Tausiah disampaikan Ustadz H. Muhammad Yannor.
Pesan keagamaan tersebut mengingatkan jamaah bahwa memperingati kelahiran Rasulullah SAW tidak cukup sebatas kegiatan seremonial. Nilai kasih sayang, kejujuran, kesabaran, kepedulian dan menjaga hubungan antarsesama diharapkan hidup dalam keseharian.
Maulid menjadi momentum untuk kembali bercermin pada akhlak Rasulullah SAW' menjaga lisan agar tidak menyakiti, menjaga tangan agar tidak merugikan, serta menjaga persaudaraan agar tidak mudah terpecah.
Turut hadir Plh Lurah Tembilahan Hulu Arianto M, S.E., Bhabinkamtibmas Kelurahan Tembilahan Hulu AIPDA Rusdin, S.H., Ketua LPM Tembilahan Hulu Hermansyah, Ketua Panitia Yusrizal serta jamaah Masjid Darussalam.
Kehadiran unsur pemerintah, kepolisian, tokoh masyarakat dan jamaah sekaligus menjadi ruang mempererat silaturahmi antara aparat dan masyarakat.
Dari lantunan ayat suci hingga doa yang menutup rangkaian acara, kegiatan berlangsung aman dan tertib. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas selama kegiatan.
Di malam memperingati kelahiran Rasulullah SAW itu, terselip sebuah harapan sederhana: semoga keteladanan Nabi tidak berhenti di mimbar dan ucapan, tetapi tumbuh menjadi akhlak dalam kehidupan,menjaga sesama, menjaga persaudaraan, serta menjaga bumi dari kerusakan.