INDRAGIRI HILIR,ANDALAN.CO- Tim gabungan berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pancur, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Kebakaran terjadi di lahan gambut dengan luas terdampak sementara sekitar 12 hektare.
Berdasarkan laporan BPBD Inhil, Senin (21/9/2026) pukul 22.10 WIB, sebanyak 39 personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Mereka terdiri atas 14 personel TNI, empat personel Polri, delapan personel BPBD, dua aparatur desa, dan 11 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA).
Tim 5 Karhutla BPBD Inhil yang tiba di lokasi langsung bergabung dengan personel lainnya untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, R. Arliansyah, S.Si., M.E., mengatakan penanganan karhutla dilakukan secara terpadu dengan melibatkan seluruh unsur terkait. Sinergi diperlukan untuk mempercepat pengendalian kebakaran sekaligus mencegah api meluas.
Upaya pemadaman bukan tanpa kendala. Petugas menghadapi cuaca panas, angin kencang, keterbatasan air, hingga sulitnya jaringan komunikasi di lokasi.
Sumber air yang digunakan untuk pemadaman berjarak sekitar 400-500 meter dari titik api. Kondisi tanah gambut juga membuat petugas harus melakukan pendinginan untuk mengantisipasi bara api yang masih tersimpan di bawah permukaan.
BPBD Inhil mengerahkan dua mesin mini striker, 25 rol selang, empat nozzle, selang induk, terpal, dan sejumlah perlengkapan pendukung lainnya.
TNI juga mengerahkan satu mesin Robin, dua mini striker, 20 gulung selang, empat ember, lima parang, serta dua cangkul.
Lima kendaraan roda dua dan satu kendaraan roda empat turut disiapkan untuk mendukung mobilisasi personel di lapangan.
Tim BPBD Inhil di lokasi dipimpin Heriyandes Safarius bersama tujuh personel, yakni M.H. Rolly, Alawi, Budi Hendra, Rendra, Marhadi, Elni Agus Adi, dan M. Wahyudi.
Hingga Senin malam, tim gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan. Luas lahan yang berhasil dipadamkan masih dalam proses pendataan.
Lahan yang terbakar tercatat sebagai lahan masyarakat dengan jenis tanah gambut dan topografi datar. Pemilik lahan belum diketahui.
Sementara itu, penyebab maupun sumber awal api belum diketahui dan masih dalam penyelidikan.
BPBD Inhil bersama TNI, Polri, aparatur desa, dan MPA masih bertahan di lokasi untuk mengendalikan kebakaran serta memastikan api tidak kembali menyala dan merembet ke kawasan lainnya.