Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam untuk Tangani Karhutla di Siak

Penulis: Redaksi
Selasa, 08 September 2026 | 11:17:32 WIB

SIAK,ANDALAN.CO-Polda Riau memanfaatkan teknologi drone untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Drone tersebut tak hanya digunakan untuk memantau titik api dari udara, tetapi juga membantu proses pemadaman.

Teknologi itu diterjunkan dalam penanganan karhutla di Desa Suka Mulia, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Senin (7/9/2026).

Karolog Polda Riau Kombes Pol Imran Amir mengatakan, Biro Logistik Polda Riau mengoperasikan dua jenis drone dengan fungsi berbeda. Satu drone digunakan untuk mendeteksi lokasi kebakaran, sedangkan lainnya membantu pemadaman dari udara.

“Kami menggunakan Drone Surveillance untuk mendeteksi titik api dan memetakan kondisi di sekitar lokasi kebakaran. Setelah titik yang membutuhkan penanganan teridentifikasi, pemadaman dilakukan menggunakan Drone BVD-M16 Fire Fighter,” kata Imran, Selasa (8/9/2026).

Menurut Imran, penggunaan drone membantu petugas memperoleh gambaran kondisi lapangan secara menyeluruh. Teknologi tersebut juga memungkinkan tim menjangkau titik-titik yang membutuhkan penanganan lebih cepat.

Selain Drone Surveillance dan BVD-M16 Fire Fighter, petugas mengoperasikan DJI Mavic 3 untuk mendokumentasikan perkembangan penanganan karhutla melalui foto dan video udara.

“Drone dapat membantu mendeteksi keberadaan api, melihat situasi dari udara, kemudian mendukung pemadaman pada titik yang telah teridentifikasi,” jelasnya.

Dalam kegiatan itu, Biro Logistik Polda Riau menerjunkan tujuh personel untuk mengoperasikan perangkat drone sekaligus mendukung penanganan karhutla di lokasi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi mengatakan, pemanfaatan drone merupakan bagian dari upaya memperkuat penanganan karhutla dengan mengombinasikan kekuatan personel dan dukungan teknologi.

“Penanganan karhutla membutuhkan kecepatan dan ketepatan. Teknologi membantu kita mengetahui kondisi lapangan secara lebih cepat, tetapi tetap terintegrasi dengan kerja personel yang melakukan pemadaman dan pendinginan di darat,” kata Akmadi.

Akmadi menegaskan, Polda Riau dan jajaran terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran. Seluruh peralatan yang tersedia dioptimalkan untuk mendukung petugas di lapangan.

“Kami ingin setiap potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani secepat mungkin sebelum meluas. Karena itu, patroli, deteksi dini, kekuatan personel, dan pemanfaatan teknologi terus kami maksimalkan,” tegasnya.

Polda Riau turut mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melapor kepada petugas apabila menemukan kebakaran maupun indikasi munculnya titik api di lingkungan sekitar.

Reporter: Redaksi