Buka Pendidikan Bintara SPKT, Kapolda Riau: Ini Awal Pengabdian kepada Bangsa

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memimpin upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Khusus Berkemampuan SPKT Tahun Anggaran 2026 di SPN Polda Riau, Senin (20/7/2026).
Penulis: Redaksi
Senin, 20 Juli 2026 | 13:36:00 WIB

PEKANBARU,ANDALAN.CO- Sebanyak 119 siswa resmi memulai Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Khusus Berkemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Senin (20/7/2026). Pendidikan tersebut akan berlangsung selama lima bulan sebagai bagian dari pembentukan calon anggota Polri yang profesional, berintegritas, dan humanis.

Upacara pembukaan dipimpin langsung Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan selaku Inspektur Upacara. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, dengan total 4.799 calon anggota Polri mengikuti pendidikan di berbagai lembaga pendidikan Polri.

Dalam amanatnya, Herry Heryawan mengucapkan selamat kepada seluruh peserta didik yang telah berhasil melewati tahapan seleksi. Ia menegaskan bahwa pendidikan yang dimulai hari ini bukan sekadar proses belajar, tetapi menjadi awal pengabdian kepada bangsa dan negara.

"Perjalanan yang dimulai hari ini bukan sekadar menempuh pendidikan, tetapi mengawali pengabdian kepada bangsa dan negara," ujar Herry.

Menurutnya, selama lima bulan ke depan para siswa akan ditempa menjadi Bhayangkara yang memiliki profesionalisme, integritas, disiplin, serta kepekaan dan empati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menekankan, Polri membutuhkan personel yang tidak hanya memiliki ketangguhan fisik, tetapi juga kuat secara moral, humanis dalam bertindak, dan mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Kapolda juga berpesan kepada seluruh pendidik, instruktur, dan pengasuh di SPN Polda Riau agar memberikan pembinaan dengan ketegasan yang tetap mengedepankan keteladanan.

"Saya mengajak seluruh pendidik, instruktur, dan pengasuh untuk membimbing para peserta didik dengan ketegasan yang bermartabat serta keteladanan yang menginspirasi," katanya.

Herry berharap para peserta didik yang menjalani pendidikan di SPN Polda Riau mampu menjadi Bhayangkara Presisi yang mengabdi dengan hati, menjaga kepercayaan masyarakat, serta mengharumkan nama institusi Polri.

Pembukaan pendidikan ini menjadi langkah awal dalam mencetak personel Polri yang memiliki kompetensi khusus di bidang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), sehingga mampu memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan bekal pendidikan selama lima bulan, para siswa diharapkan siap menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat sesuai dengan semangat Presisi serta motto Polda Riau, "Melindungi Tuah, Menjaga Marwah."

Reporter: Redaksi