Menuju Danau Toba Makin Nyaman! Hutama Karya Siapkan Rest Area Baru Seluas 14 Hektare di Tol Kutepat
SUMATERA UTARA,ANDALAN.CO- PT Hutama Karya (Persero) bersama PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) menyiapkan rest area baru seluas 14 hektare di KM 118 Ruas Tol Serbelawan–Pematang Siantar, bagian dari Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat), Sumatera Utara.
Fasilitas yang dikembangkan dengan konsep rest area Tipe A tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, khususnya masyarakat dan wisatawan yang melakukan perjalanan menuju kawasan wisata Parapat dan Danau Toba.
Hamawas selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Kutepat terus melakukan persiapan pengembangan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP)-2 tersebut. Selain menyediakan fasilitas istirahat yang lebih lengkap, rest area ini juga dirancang untuk membuka peluang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Untuk memastikan pengembangan fasilitas berjalan sesuai rencana, Direktur Human Capital & Legal Hutama Karya, Muhammad Fauzan, melakukan peninjauan langsung melalui kegiatan Management Walkthrough (MWT), Selasa (13/10/2026).
Peninjauan tersebut turut dihadiri Vice President Operasi I Divisi Infrastruktur I Hutama Karya, Dwi Fatkhurohman; Direktur Teknik Hamawas, Jimmy Leonard; serta Project Manager Divisi Infrastruktur I Hutama Karya, Wirya Sakti Andaru Baskoro.
Kegiatan ini dilakukan untuk mengevaluasi perkembangan proyek sekaligus memastikan seluruh tahapan pengembangan rest area memperhatikan standar kualitas, keselamatan, tata kelola, dan ketentuan yang berlaku.
Muhammad Fauzan mengatakan, pengembangan TIP-2 KM 118 merupakan bagian dari komitmen Hutama Karya bersama Hamawas dalam meningkatkan kualitas pelayanan jalan tol.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada kelancaran konektivitas, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Melalui MWT ini, kami ingin memastikan setiap tahapan pengembangan TIP-2 berjalan dengan pengendalian yang baik, mengedepankan standar mutu, keselamatan, dan pemenuhan ketentuan yang berlaku. Mengingat ruas ini menjadi salah satu akses perjalanan menuju kawasan wisata Danau Toba, kami ingin fasilitas yang dikembangkan nantinya mampu mendukung kenyamanan pengguna jalan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar," ujar Fauzan.
Ia menegaskan, keterlibatan langsung jajaran manajemen menjadi bagian dari upaya memastikan pengembangan infrastruktur berjalan secara terukur dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
"Bagi Hutama Karya, keberhasilan pembangunan infrastruktur bukan hanya diukur dari penyelesaian fisik, tetapi juga dari kualitas pelayanan dan manfaat yang dihasilkan. Karena itu, koordinasi seluruh pihak perlu terus diperkuat agar TIP-2 nantinya dapat menjadi fasilitas pendukung perjalanan yang berkualitas, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Teknik Hamawas, Jimmy Leonard, menjelaskan pihaknya terus melakukan koordinasi dan evaluasi terhadap pengembangan rest area tersebut, baik dari sisi teknis maupun kesiapan fasilitas pendukung.
Langkah itu dilakukan agar TIP-2 KM 118 dapat memenuhi standar pelayanan ketika nantinya mulai dioperasikan.
"TIP-2 KM 118 kami siapkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman di Jalan Tol Kutepat. Melalui konsep rest area Tipe A, kami ingin menghadirkan fasilitas istirahat yang lebih memadai sekaligus membuka ruang bagi UMKM lokal untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada pengguna jalan," ujar Jimmy.
Dukung Pariwisata Danau Toba dan UMKM Lokal
Keberadaan rest area baru ini dinilai strategis karena berada di salah satu jalur utama menuju kawasan wisata Danau Toba.
Saat ini, Jalan Tol Kutepat telah melayani perjalanan hingga kawasan Simpang Panei, Pematang Siantar. Dari lokasi tersebut, pengguna jalan dapat melanjutkan perjalanan melalui jaringan jalan nasional menuju Parapat dan Danau Toba.
Dengan adanya pengembangan TIP-2 KM 118, pengguna jalan nantinya diharapkan memiliki pilihan tempat beristirahat yang lebih memadai sebelum melanjutkan perjalanan menuju kawasan wisata tersebut.
Tidak hanya mendukung kenyamanan perjalanan, rest area seluas 14 hektare itu juga diproyeksikan menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi di sepanjang koridor Tol Kutepat.
Pelaku UMKM lokal diharapkan dapat memanfaatkan keberadaan fasilitas tersebut untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan dan kuliner khas Sumatera Utara kepada pengguna jalan.
Dengan demikian, manfaat pembangunan jalan tol diharapkan tidak hanya dirasakan oleh pengguna kendaraan, tetapi juga masyarakat dan pelaku usaha di sekitar kawasan.
Hutama Karya bersama Hamawas menargetkan pengembangan fasilitas tersebut dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan Jalan Tol Kutepat sekaligus memperkuat aksesibilitas menuju salah satu destinasi wisata unggulan nasional, Danau Toba.
Kehadiran rest area baru ini diharapkan menjadi bagian dari upaya menghadirkan perjalanan yang lebih aman dan nyaman, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat setempat.