INDRAGIRI HILIR,ANDALAN.CO-Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, terus dilakukan. Kali ini, Polsek Reteh menerima bantuan sejumlah peralatan pemadam kebakaran dari PT Bumipalma Lestaripersada.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Manager BPLE PT Bumipalma Lestaripersada, Indra Hariyanto, kepada Kapolsek Reteh IPTU Rozi Dhasa Prima, S.I.P., M.H., di Mapolsek Reteh, Senin (19/10/2026), sekitar pukul 11.30 WIB.
Penyerahan bantuan ini menjadi salah satu bentuk dukungan pihak perusahaan terhadap upaya kepolisian dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat sarana penanganan karhutla, khususnya di wilayah hukum Polsek Reteh.
Berdasarkan laporan Kapolsek Reteh kepada Kapolres Indragiri Hilir, bantuan yang diterima terdiri atas sejumlah perlengkapan pemadam kebakaran, yakni Mini Striker Honda GXH 50 (Pump 1.5), selang isap beserta saringan berukuran 1,5 inci, selang pemadam kebakaran berukuran 1,5 inci sepanjang 20 meter, adaptor KNG 1,5 inci, serta nozzle pemadam berukuran 1,5 inci.
Kapolsek Reteh IPTU Rozi Dhasa Prima menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Bumipalma Lestaripersada atas kepedulian serta dukungannya dalam memperkuat kesiapsiagaan penanganan karhutla.
"Kami mengapresiasi bantuan yang diberikan PT Bumipalma Lestaripersada. Peralatan ini sangat bermanfaat dalam mendukung kesiapsiagaan personel, terutama untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Reteh," ujar Rozi.
Menurutnya, seluruh peralatan yang diterima akan dimanfaatkan untuk mendukung kesiapsiagaan personel serta membantu kegiatan penanganan dan pemadaman kebakaran apabila terjadi karhutla di wilayah hukum Polsek Reteh.
Ia menegaskan, penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak, termasuk perusahaan dan masyarakat.
"Jangan menunggu api membesar baru kita bergerak. Pencegahan dan kesiapsiagaan harus menjadi prioritas bersama. Kami mengajak seluruh perusahaan dan masyarakat untuk terus bersinergi menjaga wilayah Reteh agar terhindar dari ancaman karhutla," tegasnya.
Rozi berharap kolaborasi antara kepolisian, perusahaan, dan masyarakat terus diperkuat sebagai langkah bersama dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Terlebih, penanganan karhutla membutuhkan kesiapan peralatan, koordinasi yang baik, serta respons cepat di lapangan guna mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Sinergi antara kepolisian dan pihak perusahaan dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla, terutama di daerah yang memiliki kawasan perkebunan dan lahan rawan terbakar.
Dengan adanya tambahan peralatan tersebut, kesiapsiagaan Polsek Reteh diharapkan semakin meningkat, sekaligus memperkuat upaya perlindungan masyarakat dan lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan serta dampak kabut asap yang ditimbulkannya.