SIAK,ANDALAN.CO- Cuaca kemarau mulai mengancam pertumbuhan tanaman jagung di Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak. Di tengah keterbatasan air, polisi bersama petugas pertanian dan masyarakat terus berupaya menjaga tanaman jagung pipil agar tumbuh dan memberikan hasil maksimal.

Personel Polsek Sabak Auh mengecek lahan jagung pipil di Jalan Siak–Pakning, RT 01/RW 01, Kampung Belading, Kecamatan Sabak Auh, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 09.10 WIB.

Pengecekan tersebut dilakukan sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap program swasembada jagung dan penguatan ketahanan pangan nasional tahun 2026.

Kegiatan itu dihadiri Ps Kanit Samapta Polsek Sabak Auh Aiptu Iwanto, Ps Kanit Binmas Aipda Romi Arief, petugas UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh, pemilik lahan, serta masyarakat petani setempat.

Berdasarkan hasil pengecekan, lahan seluas 0,5 hektare tersebut ditanami jagung pipil yang kini berusia sekitar 13 hari. Tinggi tanaman bervariasi antara 3 hingga 4 sentimeter.

Secara umum, tanaman jagung terlihat tumbuh subur dan merata. Namun, kondisi kemarau menyebabkan pasokan air mulai berkurang sehingga membutuhkan perhatian dan perawatan lebih intensif.

Meski harus menghadapi cuaca panas dan keterbatasan air, petani tetap berupaya mempertahankan pertumbuhan tanaman. Pendampingan dari kepolisian dan petugas pertanian diharapkan mampu menjaga semangat masyarakat dalam mengelola lahan produktif.

Kapolsek Sabak Auh IPDA Masri Nalzon menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap upaya pemerintah mewujudkan swasembada jagung pada 2026.

Program penanaman jagung juga diharapkan dapat meningkatkan hasil ketahanan pangan, memberikan manfaat kepada masyarakat, serta membantu memperbaiki taraf perekonomian para petani di Kecamatan Sabak Auh.

Selain memastikan perkembangan tanaman, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri, kelompok tani, petugas pertanian, dan masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan terus terjaga, tidak hanya dalam mendukung ketahanan pangan, tetapi juga dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman serta kondusif.

Di tengah ancaman kemarau, hamparan jagung muda di Kampung Belading kini menjadi simbol harapan. Dari lahan seluas setengah hektare itu, tumbuh ikhtiar bersama menuju kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Reporter: Redaksi