INDRAGIRI HILIR,ANDALAN.CO-Malam di Tembilahan Hulu terasa berbeda. Lantunan ayat suci Al-Qur'an menggema dari Masjid Besar YAMP Al Ikhlas, Jalan Gerilya Simpang Tiga Parit 7, Kelurahan Tembilahan Barat, Rabu (19/8/2026) malam.

Di bawah atap rumah Allah, sekat jabatan seakan melebur. Pemerintah kecamatan, TNI-Polri, ulama, tokoh masyarakat, pemuda hingga warga duduk bersama memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.

Bukan sekadar mengenang hari kelahiran Rasulullah SAW, malam penuh hikmah itu menjadi momentum untuk kembali menghidupkan nilai kasih sayang, persaudaraan dan kepedulian sekaligus mempererat silaturahmi di tengah masyarakat.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB tersebut dihadiri Camat Tembilahan Hulu Denny Satriyanto, S.Sos., Kapolsek Tembilahan Hulu IPTU Andrianto, S.H., M.H., Babinsa Kelurahan Tembilahan Barat Serda Miskal mewakili Danramil, serta Lurah Tembilahan Barat Mursalin, S.H., M.H.

Hadir pula tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta masyarakat Kecamatan Tembilahan Hulu. Tausiah Maulid Nabi disampaikan KH Abdullah yang akrab disapa Guru Abdul.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan tausiah yang mengajak masyarakat menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sebelum ditutup dengan doa bersama.

Camat Tembilahan Hulu Denny Satriyanto mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki makna lebih luas dari sekadar kegiatan seremonial keagamaan. Momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat keimanan sekaligus persaudaraan di tengah masyarakat.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita jadikan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga memperkuat kepedulian, persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Denny.

Menurutnya, kebersamaan yang terlihat pada malam tersebut menjadi gambaran pentingnya menjaga silaturahmi antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh lapisan masyarakat.

Ia berharap hubungan tersebut terus terpelihara sehingga kehidupan masyarakat Tembilahan Hulu semakin harmonis, damai dan penuh semangat gotong royong.

Sementara itu, Kapolsek Tembilahan Hulu IPTU Andrianto menilai keteladanan Rasulullah SAW tentang kasih sayang, persatuan dan kepedulian terhadap sesama memiliki relevansi kuat dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas Polri. Kamtibmas merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan memperkuat silaturahmi, kepedulian dan rasa persaudaraan, insyaallah lingkungan kita akan tetap aman, damai dan kondusif,” kata Andrianto.

Menurut Andrianto, kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat. Sebab, keamanan yang kuat tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kepercayaan, kebersamaan dan kepedulian antarwarga.

“Polri ingin terus hadir dan berjalan bersama masyarakat. Momentum Maulid Nabi ini mengajarkan kita tentang kasih sayang, persatuan dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita rawat dalam menjaga Tembilahan Hulu tetap aman dan damai,” ujarnya.

Malam semakin larut ketika rangkaian acara memasuki penghujung. Doa bersama dipanjatkan, membawa harapan agar masyarakat senantiasa diberikan keberkahan, persatuan serta keamanan.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 22.45 WIB. Sepanjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Dari Masjid Al Ikhlas malam itu, pesan sederhana namun kuat kembali bergema, meneladani Rasulullah bukan hanya melalui kata-kata, tetapi juga dengan menjaga persaudaraan, menebarkan kedamaian dan merawat keamanan bersama.

Reporter: Redaksi