INDRAGIRI HILIR,ANDALAN.CO- Jumlah korban gigitan monyet liar di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, kembali bertambah. Hingga Senin (3/8/2026), sedikitnya 13 orang dilaporkan menjadi korban dalam rangkaian serangan yang terjadi di sejumlah lokasi di Kecamatan Tembilahan.
Korban terbaru merupakan seorang pria dewasa yang diserang monyet di kawasan Lorong Kubur, Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka gigitan di bagian belakang tubuh dan langsung dievakuasi ke RSUD untuk mendapatkan penanganan medis.
Di sisi lain, seekor monyet yang diduga terkait dengan rangkaian insiden penyerangan terhadap warga dilaporkan ditemukan dalam kondisi tewas akibat tertembak. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti siapa pihak yang melakukan penembakan maupun kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Saat dikonfirmasi, salah seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat (DPKP) Kabupaten Indragiri Hilir, Wardanus (Ego), membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Benar, tetapi saya tidak tahu siapa yang menembaknya. Monyet itu masuk ke sebuah bengkel dan sempat mengejar anak-anak di kawasan Parit 15 Hilir, Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan," ujar Wardanus, Senin (3/8/2026).
Ia menjelaskan, setelah kejadian itu bangkai monyet diamankan di Kantor DPKP Kabupaten Indragiri Hilir yang berada di Jalan SKB, Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai identitas penembak, alasan monyet tersebut ditembak, serta kepastian apakah satwa itu merupakan monyet yang sebelumnya diduga menyerang belasan warga.
Pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa, termasuk keterkaitan monyet yang ditemukan tewas dengan kasus serangan terhadap warga. Masyarakat diimbau tetap waspada dan menghindari tindakan yang dapat membahayakan keselamatan apabila kembali menemukan satwa liar di lingkungan permukiman.