Dua Ruas Strategis JTTS Dikebut, Wapres Gibran Dorong Percepatan Penghubung Sumatra Selatan-Jambi

Wapres Gibran meninjau progres Tol Palembang-Betung dan Betung-Tempino-Jambi untuk memperkuat konektivitas Sumatra.
Penulis: Redaksi
Jumat, 17 Juli 2026 | 15:18:00 WIB

SUMATRA,ANDALAN.CO-Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Hutama Karya (Persero) pada Kamis (16/7). Dalam kunjungan tersebut, Wapres meninjau langsung progres pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung serta Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi sebagai bagian dari percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS).

Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap penyelesaian jaringan tol yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatra.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres didampingi sejumlah pejabat daerah dan jajaran terkait, di antaranya Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Bupati Musi Banyuasin M. Toha, Kepala BBPJN Sumatra Selatan Panji Krisna Wardana, Plt. Kepala BPJN Jambi Robert Eduard Sihotang, Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan, EVP Divisi Pembangunan Jalan Tol Hutama Karya Dwi Aryono Bayuaji, serta EVP Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya Ni Putu Oki Wirastuti.

Selama kunjungan, Wakil Presiden mendapatkan paparan terkait perkembangan pembangunan kedua ruas tol tersebut dan melihat langsung kondisi pekerjaan di lapangan. Wapres mengapresiasi progres pembangunan yang telah dicapai, khususnya pada Jalan Tol Palembang–Betung dan Jalan Tol Betung-Tempino–Jambi.

Menurut Gibran, percepatan pembangunan JTTS harus terus dilakukan agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas, memperlancar distribusi logistik, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di Sumatra.

"Percepatan pembangunan yang telah dilakukan, khususnya pada Jembatan Musi V, menunjukkan perkembangan yang baik. Terakhir saya berkunjung pada September 2025, dan hari ini kembali pada Juli 2026 untuk melihat perkembangan yang telah dicapai," ujar Gibran.

Jalan Tol Palembang–Betung memiliki panjang 69,19 kilometer yang terbagi dalam tiga seksi, yakni Seksi 1 Palembang–Rengas sepanjang 21,5 kilometer, Seksi 2 Rengas–Pangkalan Balai sepanjang 33 kilometer, dan Seksi 3 Pangkalan Balai–Betung sepanjang 14,69 kilometer. Hingga saat ini, progres konstruksi ruas tersebut mencapai 85,54 persen, sedangkan pengadaan lahan telah mencapai 88,43 persen.

Salah satu bagian penting dari ruas ini adalah pembangunan Jembatan Musi V yang menjadi salah satu struktur utama dan turut menjadi perhatian dalam kunjungan Wakil Presiden.

Sementara itu, Jalan Tol Betung-Tempino–Jambi memiliki panjang total 170,73 kilometer yang terbagi menjadi tiga seksi, yaitu Seksi 1 Betung–Tungkal Jaya sepanjang 62,38 kilometer, Seksi 2 Tungkal Jaya–Bayung Lencir sepanjang 54,32 kilometer, dan Seksi 3 Bayung Lencir–Simpang Ness sepanjang 52,59 kilometer.

Sebagian ruas tol tersebut telah beroperasi dan dimanfaatkan masyarakat, sementara pembangunan seksi lainnya terus dikebut untuk memperkuat konektivitas hingga Provinsi Jambi.

Jika seluruh ruas telah tersambung, Jalan Tol Palembang–Betung dan Betung-Tempino-Jambi akan menjadi bagian penting dari koridor JTTS yang menghubungkan Sumatra Selatan dan Jambi. Kehadiran ruas ini akan memangkas waktu perjalanan, meningkatkan efisiensi distribusi barang, serta memperkuat akses menuju kawasan industri, pusat produksi, pelabuhan, dan berbagai sentra ekonomi lainnya.

Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan mengatakan, Hutama Karya berkomitmen menyelesaikan pembangunan kedua ruas tol tersebut sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, serta tata kelola proyek yang baik.

"Arahan dan dukungan Bapak Wakil Presiden semakin memperkuat komitmen Hutama Karya untuk menuntaskan pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung dan Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi sesuai target. Dengan beroperasinya kedua ruas tersebut secara penuh, konektivitas Sumatra Selatan dan Jambi akan semakin baik, waktu tempuh lebih singkat, distribusi logistik lebih efisien, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di sepanjang koridor JTTS," ujar Iwan.

Hutama Karya akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan berjalan sesuai rencana. Penyelesaian kedua ruas tol ini diharapkan semakin memperkuat jaringan konektivitas Sumatra dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta perekonomian nasional. (Rilis)

Reporter: Redaksi