Ratusan Mesin Pertanian Tiba di Aceh Barat, Bupati Tarmizi Bidik Lahan Lebih Produktif

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM bersama jajaran saat menerima bantuan ratusan alsintan dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas petani.
Penulis: Redaksi
Senin, 13 Juli 2026 | 16:59:29 WIB

MEULABOH,ANDALAN.CO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menerima ratusan unit alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada 2026. Bantuan tersebut diberikan untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas petani.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, mengatakan bantuan alsintan tersebut merupakan hasil usulan Pemkab Aceh Barat kepada Kementerian Pertanian.

Adapun bantuan yang diterima terdiri dari 35 unit hand tractor, 39 unit traktor, serta 200 unit pompa air.

"Alhamdulillah, alsintan yang kita usulkan ke Kementerian Pertanian sudah mulai datang. Tahun 2026 ini kita menerima 35 hand tractor, 39 traktor, dan 200 unit pompa air. Jadi totalnya ratusan unit alsintan yang kita terima," kata Tarmizi, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat sektor pertanian. Sebelumnya, pada 2025, Aceh Barat juga telah menerima bantuan 10 unit traktor.

Menurut Tarmizi, seluruh bantuan alsintan nantinya akan dipetakan dan disalurkan kepada kelompok tani sesuai kebutuhan di lapangan. Langkah tersebut dilakukan agar pemanfaatannya tepat sasaran dan mampu mendorong peningkatan hasil produksi pertanian.

"Kita evaluasi dan petakan sesuai kebutuhan kelompok tani. Harapannya, lahan yang selama ini belum produktif bisa menjadi produktif, sedangkan lahan yang sudah produktif dapat menghasilkan lebih maksimal. Target kita adalah meningkatkan produksi pertanian dari tahun ke tahun," ujarnya.

Selain peningkatan produksi, Pemkab Aceh Barat juga tengah mengkaji pola pengelolaan bantuan alsintan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh kelompok tani serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

(Muhibbul Jamil)

Reporter: Redaksi