INDRAGIRI HILIR,ANDALAN.CO- Sungai bukan tempat sampah. Pesan sederhana namun tegas itu dibawa personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Indragiri Hilir (Inhil) saat turun langsung membersihkan sampah di perairan Tembilahan Hilir, Jumat (25/9/2026).

Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menjadi bagian dari Program Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR). Personel menyusuri kawasan perairan dan mengangkat sampah yang mencemari sungai.

Tak bergerak sendiri, Satpolairud Polres Inhil menggandeng Basarnas Pos Tembilahan, Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Indragiri Hilir, serta masyarakat pesisir.

Satu demi satu sampah yang ditemukan di sepanjang perairan dikumpulkan dan diangkat. Aksi tersebut bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi menjadi pesan kepada masyarakat bahwa menjaga sungai berarti menjaga sumber kehidupan masyarakat pesisir.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Polairud Polres Inhil IPTU Imbang Perdana, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan perairan sekaligus wujud kehadiran kepolisian di tengah masyarakat.

“Melalui Program Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR), kami ingin menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan pantai dan sungai. Lingkungan perairan yang bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujar IPTU Imbang.

Menurutnya, menjaga kebersihan sungai menjadi penting karena kehidupan sebagian masyarakat Inhil tidak dapat dilepaskan dari perairan. Sungai menjadi jalur transportasi sekaligus bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat pesisir.

Karena itu, sampah yang dibuang sembarangan, terutama plastik, bukan hanya merusak pemandangan. Sampah juga berpotensi mencemari perairan dan mengganggu ekosistem yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.

IPTU Imbang mengatakan aksi tersebut juga sejalan dengan Gerakan Riau CERAH Presisi, yang mendorong kolaborasi untuk mewujudkan lingkungan Riau yang lebih bersih, sehat, lestari, hijau, dan aman.

Ia pun mengingatkan masyarakat, khususnya warga yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir, agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.

“Jangan membuang sampah, terutama sampah plastik, ke sungai. Sampah yang masuk ke perairan dapat mencemari lingkungan, mengganggu ekosistem, dan pada akhirnya berdampak terhadap aktivitas masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada sumber daya perairan,” tegasnya.

Melalui aksi JALUR tersebut, Satpolairud Polres Inhil berharap gerakan menjaga sungai tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Kesadaran masyarakat diharapkan tumbuh sehingga volume sampah di perairan dapat ditekan dari waktu ke waktu.

Kegiatan itu sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat dalam menjaga lingkungan perairan Indragiri Hilir.

Bagi Satpolairud Polres Inhil, menjaga keamanan perairan bukan hanya berbicara soal patroli dan penegakan hukum. Ada lingkungan yang harus dijaga dan masyarakat pesisir yang harus dirangkul.

Sebab ketika sungai terjaga, ekosistem ikut terlindungi. Dan ketika perairan tetap bersih, masyarakat pesisir pula yang akan merasakan manfaatnya.

Satpolairud Polres Indragiri Hilir menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat serta mendukung terciptanya lingkungan perairan yang bersih, sehat, lestari, dan berkelanjutan.

Satpolairud Polres Indragiri Hilir  Hadir, Peduli, dan Mengabdi untuk Masyarakat Pesisir.

Reporter: Redaksi