Pemindahan Akses Keluar Tol Pekanbaru Mulai 30 Juli, Pengendara Dialihkan ke Pintu Tol Bypass

Keterangan Foto: Mulai 30 Juli 2026, akses keluar Tol Pekanbaru-Dumai menuju Kota Pekanbaru dialihkan dari Muara Fajar ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru seiring pembangunan konektivitas dengan Tol Lingka
Penulis: Redaksi
Rabu, 29 Juli 2026 | 21:07:56 WIB

PEKANBARU,ANDALAN.CO-PT Hutama Karya (Persero) akan memberlakukan pemindahan akses keluar di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai mulai Kamis (30/7/2026). Rekayasa lalu lintas dilakukan di Jalan Akses Pintu Tol Pekanbaru STA 00+200 sebagai bagian dari pembangunan konektivitas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru.

Selama pekerjaan berlangsung, akses keluar menuju Kota Pekanbaru yang sebelumnya melalui Akses Muara Fajar akan dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru. Pengalihan dilakukan untuk mendukung pekerjaan pembangunan jembatan overpass di STA 00+200 Jalan Tol Pekanbaru-Dumai atau STA 206+950 Jalan Tol Lingkar Pekanbaru.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut merupakan tahapan penting dalam penyambungan kedua ruas tol di Provinsi Riau.

"Pemindahan jalur ini merupakan bagian dari tahapan pembangunan konektivitas antara Jalan Tol Pekanbaru-Dumai dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru. Pekerjaan ini diperlukan agar proses penyambungan kedua ruas tol dapat berjalan sesuai target tanpa mengabaikan aspek keselamatan. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar memperhatikan rambu-rambu lalu lintas sementara, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan demi keselamatan bersama," ujar Hamdani.

Ia menjelaskan, sebelum rekayasa lalu lintas diterapkan, kendaraan yang keluar dari Tol Pekanbaru menggunakan akses eksisting menuju Muara Fajar. Mulai 30 Juli 2026, seluruh arus kendaraan akan diarahkan melalui jalur baru menuju Pintu Tol Bypass Pekanbaru.

Hutama Karya mengimbau pengguna jalan menyesuaikan waktu perjalanan dan memperhatikan rambu-rambu sementara agar terhindar dari perlambatan arus lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.

Untuk mendukung kelancaran pengalihan, Hutama Karya bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait telah menyiapkan berbagai perlengkapan pengaturan lalu lintas, mulai dari rambu sementara, traffic cone, water barrier, papan informasi, hingga lampu peringatan. Petugas juga akan disiagakan di sejumlah titik untuk membantu mengarahkan pengguna jalan selama masa transisi.

Selain itu, perusahaan mengingatkan pengguna jalan memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol, mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Hutama Karya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama pekerjaan berlangsung. Perusahaan menegaskan pembangunan konektivitas Tol Pekanbaru-Dumai dan Tol Lingkar Pekanbaru ditargetkan selesai sesuai jadwal sehingga dapat meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau.

Reporter: Redaksi