TEMBILAHAN,ANDALAN.CO- Gerak cepat kembali ditunjukkan Tim RAGA Polres Indragiri Hilir dalam merespons laporan masyarakat terkait aksi premanisme yang meresahkan pelaku usaha kecil di Kota Tembilahan. Seorang pria berinisial FL (45) diamankan setelah diduga kerap membuat keributan di salah satu warung makan di Jalan Telaga Biru, samping Wisma Brilliant, pada Jumat malam Sabtu sekitar pukul 22.30 WIB.
Penindakan tersebut bermula dari laporan pemilik warung makan Pecel Lele Sulin, Linda (35), yang merasa resah atas perilaku pria tersebut. Melalui layanan darurat 110, korban melaporkan adanya seseorang yang kerap datang ke tempat usahanya, memesan makanan namun tidak melakukan pembayaran, hingga melakukan tindakan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan di lokasi usaha.
Berdasarkan informasi yang diterima, FL diduga beberapa kali makan dan membawa nasi bungkus tanpa membayar. Selain itu, pelaku juga disebut meminta uang keamanan kepada pemilik usaha. Situasi semakin meresahkan setelah yang bersangkutan diduga sempat memecahkan etalase kaca dagangan saat emosi usai ditagih pembayaran makanan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim RAGA Polres Inhil langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus pengamanan terhadap pelaku. Langkah cepat ini dilakukan sebagai bentuk respons terhadap keresahan masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan yang lebih luas.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari patroli dialogis yang rutin dilaksanakan Tim RAGA Polres Inhil dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
Patroli difokuskan pada upaya pemberantasan premanisme serta antisipasi aktivitas geng motor melalui langkah preemtif, preventif, hingga penegakan hukum. Dalam pelaksanaannya, personel juga memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak segan melaporkan segala bentuk tindak kriminal maupun aksi yang meresahkan lingkungan sekitar.
Selain patroli dialogis, personel Tim RAGA turut menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan Kamtibmas serta lokasi berkumpulnya kelompok pemuda pada malam hari. Pengaturan arus lalu lintas juga dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Sejumlah ruas jalan yang menjadi sasaran patroli di antaranya Jalan M. Boya, Jalan Baharuddin Yusuf, Jalan Gajah Mada, Jalan Swarna Bumi, Jalan Pendidikan, Jalan Gunung Daek, Jalan Trimas, Jalan Pelita Jaya, Jalan Terusan Mas, Jalan Prof. Moh. Yamin, hingga Jalan KH Dewantara.
Dari hasil patroli dan penindakan yang dilakukan, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Indragiri Hilir terpantau aman dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
Dengan semangat “Melindungi Tuah Menjaga Marwah”, Tim RAGA Polres Inhil terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan, memberantas aksi premanisme, serta menciptakan rasa aman bagi warga dan pelaku usaha di Kabupaten Indragiri Hilir.
Sementara itu, pemilik warung makan Linda (35) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., beserta jajaran Tim RAGA Polres Inhil yang telah merespons cepat laporan masyarakat. Ia mengaku kini merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan usaha setelah adanya tindakan cepat dari pihak kepolisian.
PLH Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Adam Efendi, S.E., M.H., melalui Katim Buser Polres Inhil Bripka Rio Aidul Putra menyampaikan bahwa Polres Indragiri Hilir akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait aksi premanisme secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi segala bentuk gangguan Kamtibmas yang meresahkan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil.
Selain itu, ia juga mengapresiasi keberanian masyarakat yang telah aktif melapor melalui layanan darurat 110, karena sangat membantu kepolisian dalam merespons cepat setiap potensi gangguan keamanan di lapangan.